Focus Group Discussion (FGD) PROPER Hijau dalam Meningkatkan Kinerja dan Efisiensi Industri Pembangkit Listrik

Focus Group Discussion (FGD) kembali menjadi sorotan dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan pembangkit listrik di Indonesia. Dalam rangka menerapkan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, Focus Group Discussion (FGD) telah terbukti berperan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan diskusi data PROPER.

Peran Vital Focus Group Discussion (FGD) dalam Pemanfaatan Diskusi Data PROPER

Penerapan Program PROPER bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Salah satu langkah yang krusial adalah menerapkan Focus Group Discussion (FGD) sebagai metode untuk menganalisis, mendapatkan wawasan, dan memahami berbagai perspektif dari para pemangku kepentingan terkait isu lingkungan dan peringkat kinerja perusahaan.

Seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1 Tahun 2021, FGD menjadi langkah penting dalam proses pengumpulan data dan informasi pendukung diskusi PROPER. Dalam rangka persiapan kunjungan survei lapangan, Tim pendampingan PROPER Hijau Enthalphy menyelenggarakan sesi briefing dan persiapan pada Sabtu, 8 Juli 2023. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengumpulkan data yang relevan dan mendukung diskusi PROPER di lapangan.

Pada tanggal 12 Juli 2023, Tim PROPER Hijau Enthalphy mulai melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari upaya memahami isu-isu lingkungan yang kompleks dalam industri pembangkit listrik. Kegiatan ini dilakukan di salah satu perusahaan pembangkit listrik di daerah Banjarnegara dan bertujuan untuk mendukung kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan serta mencari solusi yang lebih baik dalam pemanfaatan diskusi data PROPER.

Keuntungan Utama dari Focus Group Discussion (FGD)

Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam FGD, termasuk pemerintah, perusahaan, LSM, masyarakat, dan akademisi, memberikan banyak keuntungan. Dalam FGD, perusahaan dapat mengidentifikasi masalah yang tidak terdeteksi dalam analisis data PROPER, mengungkap isu sensitif atau kompleks yang mempengaruhi peringkat kinerja perusahaan dan lingkungan. Diskusi ini juga membantu pemangku kepentingan mencari cara-cara untuk meningkatkan kinerja perusahaan serta berfungsi sebagai platform bagi perusahaan untuk berkomunikasi tentang upaya mereka dalam meningkatkan kinerja lingkungan dan memenuhi standar PROPER.

Tim Pendampingan Proper Hijau Enthalphy, menjelaskan bahwa perusahaan perlu melaporkan kegiatan sesuai Permen LHK no 1 tahun 2021 untuk berpartisipasi dalam program Hijau yang tepat. Penggunaan jasa konsultan untuk dokumen Hijau FGD sangat penting karena dapat mengoptimalkan data perusahaan dan mengurangi risiko kekurangan informasi yang mempengaruhi hasil akhir. FGD membantu mengklarifikasi pencapaian perusahaan dan membentuk program. Dengan data Hijau yang lebih baik, perusahaan dapat mencapai hasil maksimal sesuai kinerjanya.

Pemanfaatan Focus Group Discussion (FGD) dalam pemanfaatan diskusi data PROPER terbukti menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan pembangkit listrik di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, FGD mendorong kolaborasi dan solusi yang lebih baik dalam pengelolaan lingkungan hidup. Keterlibatan ahli dan penggunaan jasa konsultan semakin memperkuat hasil akhir yang diharapkan dari program PROPER ini.

Share On :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

1 thought on “Focus Group Discussion (FGD) PROPER Hijau dalam Meningkatkan Kinerja dan Efisiensi Industri Pembangkit Listrik”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Article

Pelatihan dan Sertifikasi

PELATIHAN DAN SERTIKASI Enthalphy siap membantu perusahaan dalam layanan training dan sertifikasi

Scroll to Top
× How can I help you?