Sebagai bagian dari komitmen untuk memperdalam bidang kajian sosial berbasis siklus hidup, Enthalphy turut hadir pada 10th International Conference on Social Life Cycle Assessment (S-LCA) 2026 di Japfa Learning Center, Bogor, pada 16 sampai 18 Juni 2026. Konferensi bertema Unity in Diversity ini mempertemukan peneliti, praktisi, dan pelaku industri global untuk membahas peran S-LCA dalam menyusun rantai nilai yang inklusif serta bertanggung jawab.
S-LCA merupakan metodologi ilmiah untuk mengevaluasi aspek sosial dan sosio-ekonomi suatu produk atau organisasi sepanjang siklus hidupnya, mencakup dampak aktual maupun potensial yang bersifat positif dan negatif. Kajian ini menelusuri rantai nilai mulai dari ekstraksi bahan baku, produksi, distribusi, penggunaan, hingga akhir masa pakai.
Kerangka ini berakar pada prinsip keberlanjutan (sustainability) dan relevan sebagai instrumen pendukung pelaporan keberlanjutan (sustainability report) yang mengacu pada standar Global Reporting Initiative (GRI).
S-LCA melengkapi kajian lingkungan dengan lensa sosial, sehingga potret keberlanjutan suatu produk menjadi lebih utuh dan tertelusur.
Ketiga metode kajian berbasis siklus hidup ini bekerja pada dimensi keberlanjutan yang berbeda serta saling melengkapi. Ketiganya berpadu dalam Life Cycle Sustainability Assessment (LCSA), kerangka pengambilan keputusan yang menyatukan 3 dimensi keberlanjutan dalam satu kajian terintegrasi.
|
Aspek |
Life Cycle Assessment (LCA) |
Social Life Cycle Assessment (S-LCA) |
Life Cycle Costing (LCC) |
|---|---|---|---|
|
Dimensi |
Lingkungan |
Sosial dan sosio-ekonomi |
Ekonomi |
|
Fokus Kajian |
Dampak lingkungan sepanjang siklus hidup |
Dampak sosial pada pemangku kepentingan |
Biaya sepanjang siklus hidup produk |
|
Objek Utama |
Emisi, sumber daya, ekosistem |
Pekerja, komunitas, konsumen, masyarakat |
CapEx, OpEx, biaya akhir masa pakai |
|
Acuan Standar |
SNI ISO 14040 dan SNI ISO 14044 |
UNEP Guidelines 2020 |
Kerangka biaya siklus hidup |
sumber foto: Kralisch, Dana. 2016. Roadmap for Sustainability Assessment in European Process Industries. MEASURES
S-LCA menilai dampak sosial pada 6 kelompok pemangku kepentingan yang dijabarkan dalam Methodological Sheets for Subcategories in Social Life Cycle Assessment 2021 dari UNEP. Setiap kelompok memiliki sub-kategori spesifik yang dievaluasi melalui indikator kinerja berbasis skala referensi.
Sumber: United Nations Environment Programme (UNEP). 2021. Methodological Sheets for Subcategories in Social Life Cycle Assessment (S-LCA) 2021. Life Cycle Initiative, Paris.
Tekanan global terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab mendorong industri Indonesia menyajikan data sosial dengan kualitas setara dengan data lingkungan. S-LCA menawarkan 3 manfaat strategis.
Praktik Social Life Cycle Assessment memperluas cakupan kajian keberlanjutan dari dimensi lingkungan menuju pemahaman yang lebih utuh tentang dampak sosial suatu produk. Dengan kerangka yang tertelusur pada UNEP Guidelines 2020, hasilnya menjadi bagian yang kredibel dalam pelaporan keberlanjutan sekaligus melengkapi LCA dan LCC di dalam kerangka Life Cycle Sustainability Assessment. Bagi industri Indonesia, penguasaan metodologi ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun daya saing di pasar global yang semakin menuntut transparansi sosial di sepanjang rantai nilai.
Referensi